Inovasi Teknologi Informasi di bidang Sistem Operasi

Semakin majunya dunia teknologi informasi tidak lepas dari semakin majunya inovasi dibidang IT. memang di dunia globalisasi seperti sekarang ini kita dituntut untuk terus berinovasi, karena apa ? karena untuk memenangkan persaingan di era seperti sekarang ini kita harus kreatif dalam menghadapi tantangan, kita harus berinovasi untuk memodifikasi hal-hal yang mampu meringankan kerja umat manusia.

Dalam dunia sistem operasi misalkan, terus bermunculan inovasi-inovasi dari hasil karya OS. persaingan sistem operasi dimulai ketika munculnya alat yang bernama komputer. pada awalnya komputer dibuat untuk keperluan Sains dan Dinas Pertahanan Amerika Serikat. semakin berkembangnya jaman lahirlah cikal bakal komputer modern yang lahir pada tahun 1970-an. pada saat itu komputer grafis pertama telah diintegrasikan ke dalam komputer Macintosh yang di kembangkan oleh perusahaan Apple Computer.

Hal ini lah yang memicu persaingan IBM dengan Apple Computer. Computer IBM yang telah kita kenal saat ini dengan nama Family Pentium (Pentium 1-4), Komputer AMD, komputer Intel, dll. memang dari segi keluwesan dan kerjasama yang lebih fleksibel IBM dengan didukung mesin prosesor Intel yang mengandalkan sistem operasi grafis yang telah disempurnakan, yang kita kenal dengan istilah Windows.

Seiring dengan berjalannya waktu, bermunculan para kompetitor-kompetitor yang sama di bidang sistem operasi. mengapa mereka susah payah membuat versi lain dari sistem operasi kalau sudah ada microsoft dengan windows nya yang sukses merajai pasar software dunia, ? atau apple dengan macintosh nya ? kenapa kita tidak memakai saja buatan mereka ? daripada harus susah payah merakit bahasa pemograman yang begitu njlimetnya untuk membuat sistem operasi  ? toh dengan sistem operasi windows kita juga bisa menjalankan bisnis.

Jawabannya adalah Dari penemuan terdahulu manusia akan berlomba-lomba memodifikasi dan membuat rancangan yang berbeda dari penemuan sebelumnya dengan tujuan menyempurnakan penemuan terdahulu. seperti misalnya Google membuat Google Mail. google membuat google mail karena dirasa pesaing mereka Yahoo kurang tanggap dalam memanajemen Mail service mereka, masalah spam yang tidak di filtrasi dengan baik, masalah Iklan yang tidak diinginkan sehingga memperlambat loading page, maka dengan pertimbangan-pertimbangan ini banyak perusaahan besar memanfaatkan mail service google mail.

Begitu juga dengan sistem operasi microsoft windows, walaupun kelihatannya sistem operasi ini bagus dan profesional namun masih ada kelemahan di dalamnya disamping banyak sekali kelebihan yang dimilikinya. kelemahan nya adalah server yang menggunakan sistem operasi windows gampang sekali di jebol oleh cracker, kenapa ? karena pacar cracker telah mengetahui kelemahan script dari sistem operasi ini. dari sinilah mereka para cracker mampu membuatt code / script untuk membuyarkan firewall windows, selain itu virus juga bisa hinggap dengan mudah di dalam server yang memanfaatkan sistem operasi ini.

selain itu microsoft windows adalah program shareware, dimana kita bisa menikmati fitur-fitur terbatas yang disediakan sebelum kita membeli versi lengkapnya, dan biasanya kita diberi tenggang waktu 30 hari untuk mencoba versi trial nah. dari masalah ini lah muncul program crack windows yang berfungsi untuk mengubah versi trial menjadi full version.

Berbeda jika kita menggunakan sistem operasi yang open source, alias gratis dan tidak berbayar. kita bisa leluasa menginstal nya tanpa dibatasi tenggang waktu. selain itu kita juga bisa membuat versi modifikasi dari versi aslinya.  banyak sekali diluar sana sistem operasi open source, namun yg paling terkenal adalah linux.

Linux diciptakan berdasarkan dari proyek GNU (GNU General Public License) yang bertujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan UNIX dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. proyek GNU sendiri didirikan oleh Richard Stallman






Memang pada awalnya Linux dibuat hanya untuk kepentingan yang tidak bersifat user friendly seperti penggunaan di dalam server, komputer pengolah script / pemograman, dll.
bahkan Pada tahun 1992, Tanembaum menulis sebuah artikel di Usenet, mengklaim bahwa Linux sudah ketinggalan zaman. Dalam artikelnya, ia mengkritik Linux sebagai sebuah sistem operasi dengan rancangan monolitik dan terlalu terpaku dengan arsitektur x86 sehingga tidak bersifat portable, di mana digambarkannya sebagai sebuah “kesalahan mendasar.

Berkat sifat linux yang tidak bergantuk pada provider, dan pengguna dapat memodifikasi linux itu sendiri sekarang bermunculan komunitas dan distro linux di seluruh dunia. mulai dari Ubuntu, Fedora, Redhat, Backtrack, dll.

Memang di dunia moderen ini orang yang kreatif dan yang terus berinovasi tidak terpaku pada sesuatu yang pasti itulah yang akan memenangkan persaingan. 

Linux sendiri cocok digunakan untuk pengguna hight level untuk pemograman, untuk server, pengolahan database, dan sebagainya. namun linux juga cocok digunakan untuk pengguna biasa, seperti distro ubuntu yang user friiendly.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *