Desain Ponsel Google Pixel Baru Tak Jauh Beda dari Pendahulunya


Raksasa mesin pencari Google sejak tahun lalu ikut terjun ke dalam bisnis smartphone lewat ponsel premium bernama Pixel. Kabarnya menurut kumparan , Google sedang bersiap untuk mengeluarkan ponsel penerus dari Pixel pertama.

Dilansir The Verge, ditemukan sebuah gambar yang disebut sebagai Pixel XL, dengan nama kode Taimen, dan sekarang, muncul gambar dari Pixel yang ukurannya lebih kecil dengan nama kode Walleye. Gambar ini diunggah oleh sumber terpercaya yang sering membocorkan produk gadget dan smartphone baru, Evan Blass, dalam akun Twitter miliknya @evleaks.

Dari gambar itu, bisa dilihat desain yang tampak tak jauh beda dengan ponsel pendahulunya. Pixel baru ini memiliki bezel yang menonjol, berbanding terbalik dengan tren bezel tipis yang diusung beberapa ponsel premium lain seperti Samsung Galaxy S8.

Tapi, perlu diingat ini masih sebatas gambar bocoran dan belum tentu Google akan benar-benar menggunakan desain ini di ponsel Pixel barunya. Google sendiri tengah mendorong para pengembang sistem operasi Android untuk merancang aplikasinya agar cocok untuk layar yang lebih panjang dan untuk rasio layar yang berbeda dari 16:9.

Selain itu, Blass juga menyebut Google tidak akan menggunakan sistem kamera ganda seperti yang juga sedang menjadi tren sekarang ini. Lihat saja ponsel Essential OnePlus 5, dan juga Samsung Galaxy Note 8 mendatang yang semuanya didukung kamera ganda.

Meski begitu, memang diakui hasil jepretan kamera dari Pixel dan Pixel XL memberikan kualitas yang sangat baik, bahkan beberapa media menyebutnya yang terbaik. Hal ini berkat algoritma yang digunakan Google dalam memproses foto. Jadi, tak aneh rasanya jika Google memilih untuk menggunakan sistem kamera tunggal seperti di ponsel pendahulunya.

Beberapa rumor lain bahkan menyebutkan Google Pixel baru nantinya tidak akan memiliki jack untuk headphone dan akan bergantung pada Bluetooth serta USB-C. Semua masih harus menunggu informasi resmi terkait hal ini.

Sumber : kumparan.com

Fitur – Fitur Canggih kamera Mirrorless Sony A7R II

Kamera mirrorless Sony A7R II mungkin menjadi kamera digital berjenis mirrorless yang paling sempurna  untuk saat ini karena bisa dikatakan lebih unggul  di berbagai lini jika dibandingkan dengan kamera DSLR kelas atas yang dimiliki merek lain.

Fitur Baru Pada Sony A7R mk II

Sony A7R II memiliki sensor full frame (35 format / 36 x 24 mm) yang setara dengan beberapa tipe kamera profesional. Dibandingkan dengan pendahulunya, yakni A7, seri terbaru ini memberikan solusi yang bisa dibilang dapat memuaskan hampir semua fotografer maupun bahkan videografer, sehingga toko yang jual kamera mirrorless Sony banyak dicari.

Sony selama ini memang dikenal jago dalam membuat sensor gambar untuk kamera. Hampir 40% sensor kamera digital yang ada di pasaran saat ini diproduksi oleh perusahaan Jepang tersebut. Sensor yang dipakai oleh kamera mirrorless Sony A7R mk II merupakan versi terbaru, dengan resolusi 42 MP serta teknologi Back-side Illuminated sensor yang memungkinkan noise lebih rendah meski resolusi bertambah. Teknologi tersebut juga membuat kamera ini mampu menghadirkan rentang ISO yang cukup luas.

Sama halnya dengan seri pendahulunya, Kamera Mirrorless Sony A7R II juga dilengkapi dengan built-in stabilization yang berfungsi menstabilkan gerakan kamera serta lensa. Fitur ini pertama kali dikenalkan di kamera Sony A7 mk II.

Banyak pengamat yang mengkritik Sony karena mekanik shutter yang cukup keras dan lag. Pada A7R mk II ini, Sony memberikan perubahan, yakni dengan memberikan electronic first curtain dan silent shutter. Untuk mekanisme shutter, sony juga sudah melengkapinya dengan peredam getar yang lebih baik. Ketika silent shutter, RAW file yang didapat adalah 12-bit.

Bisa dibilang, Autofokus kamera mirrorless Sony A7R mk II secepat DSLR karena dilengkapi 339 titik autofokus yang mencakup 45% layar. Ini merupakan penyebaran titik autofokus terlebar bila dibandingkan dengan DSLR full frame yang ada saat ini. Keberadaan teknologi ini juga memungkinkan autofokus untuk lensa pihak ketiga, tentunya dengan mengunakan adaptor khusus.

Seorang videografer yang mobile akan senang memakai kamera mirrorless Sony ini karena dapat merekam video 4K langsung ke kartu memory. Ketika dipakai untuk merekam video 4K, sebagian bidang frame akan tercrop.

Fitur lain:

  • Ketahanan mekanisme shutter sudah teruji, yakni 500.000 kali jepretan.
  • LCD beresolusi 1.2 juta titik
  • Rentang shutter speed 30 detik – 1/8000 detik
  • Flash sync speed mencapai 1/250 detik
  • Mampu menghasilkan 5 foto per detik
  • Dilengkapi dengan Wi-fi dengan NFC
  • Memiliki kapasitas baterai hingga 290 foto
  • Memiliki berat hanya 625 gram dengan baterai.
  • 14 bit RAW support

Dibandingkan dengan merek lain di kelas yang sama, harga kamera mirrorless Sony A7R mk II memang tergolong cukup tinggi. Akan tetapi dengan begitu tingginya spesifikasi rasanya dana yang anda keluarkan untuk membeli kamera mirrorless Sony A7R mk II tidak akan sia – sia.