TUGAS SISTEM BASIS DATA MINGGU KE-1

Definisi Sistem

Menurut Fat pengertian sistem adalah sebagai berikut :“Sistem adalah suatu himpunan suatu “benda” nyata atau abstrak (a set of thing) yang terdiri dari bagian–bagian atau komponen-komponen yang saling berkaitan, berhubungan, berketergantungan, saling mendukung, yang secara keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan (Unity) untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif”.


 Pengertian Sistem Menurut Indrajit (2001: 2) mengemukakan bahwa sistem mengandung arti kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang dimiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.

Pengertian Sistem Menurut Jogianto (2005: 2) mengemukakan bahwa sistemadalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata adalah suatu objek nyata, seperti tempat, benda, dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.


 Pengertian Sistem Menurut Murdick, R.G, (1991 : 27) Suatu sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau procedure-prosedure/bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.  .

 Pengertian Sistem Menurut Jerry FutzGerald, (1981 : 5) Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

 Pengertian Sistem Menurut Davis, G.B, (1991 : 45 ) Sistem secara fisik adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperasi bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran

 Definisi Sistem Menurut Dr. Ir. Harijono Djojodihardjo (1984: 78) “Suatu sistem adalah sekumpulan objek yang mencakup hubungan fungsional antara tiap-tiap objek dan hubungan antara ciri tiap objek, dan yang secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan secara fungsional.”

 Definisi Sistem Menurut Lani Sidharta (1995: 9), “Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama”

Dengan demikian sistem merupakan kumpulan dari beberapa bagaian yang memiliki keterkaitan dan saling bekerja sama serta membentuk suatu kesatuan untuk mencapai suatu tujuan dari sistem tersebut. maksud dari suatu sistem adalah untuk mencapai suatu tujuan dan sasaran dalam ruang lingkup yang sempit.
Jogianto (2005: 3) mengemukakan sistem mempunyai karekteristik atau sifat-sifat tertentu, yakni : 
1). Komponen 
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
2). Batasan sistem.
Batasan sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. batasan suatu sistem menunjukan ruang lingkup dari sistem tersebut.
3). Lingkungan Luar Sistem.
Lingkungan luar (evinronment) dari suatu sistem adalah apapun diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dana dapat juga bersifat menguntungkan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan berupa energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. sedang lingkunagn luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak maka akan menggangu kalangsungan hidup dari sistem.
4). Penghubung Sistem 
Penghubung (interfance) merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainya. melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lainya. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainya membentuk satu kesatuan.
Sedangkan menurut Burch dan Grundnitski (dalam Jogiyanto 2005 :196) desain sistem dapat didefinisikan sebagai penggambaran, perencanaan, dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam suatu kesatuan yang utuh dan berfungsi.
Desain sistem menetukan bagaimana suatu sistem akan menyelesaikan tahap ini menyangkut mengkonfigurasi dari komponen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sesistem sehingga setelah instalasi dari sistem akan benar-benar memuaskan rancang bangun yang telah ditetapkan pada akhir tahap analisis sistem (Jogiyanto ; 2005:196).
Berdasarkan beberapa defenisi diatas maka desain sistem dapat diartikan sebagai berikut:
  • Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem
  • Pendefenisisn dari kebutuhan-kebutuhan funsional 
  • Persiapan untuk rancang bangun untuk implementasi 
  • Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk 
  • Yang dapat berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam suatu kesatuan yang utuh dan berfungsi 
  • Termasuk menyangkut mengkonfigurasi dari komponenen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem.

Tahap desain sistem mempunyai dua tujuan yaitu

5). Masukan Sistem
Masukan (input) sistem adalah energi yang masukan kedalam sistem. masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input), dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukan supaya tersebut dapat beroperasi.signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. sebagai contoh didalam komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.
6). Keluaran Sistem
Keluaran (output) sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklafikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. misalnya untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan hasil sisa pembuangan, sedang informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.
7). Pengolahan Sistem 
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.
8). Sasaran Sistem 
Sebuah sistem sudah tentu mempunyai sasaran ataupun tujuan. Dengan adanya sasaran sistem, maka kita dapat menentukan masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran apa yang akan dihasilkan sistem tersebut dapat dikatakan berhasil apabila mencapai/mengenai sasaran atau pun tujuan.

Menurut Jogiyanto HM., (1999: 687), Sistem dibagi menjadi beberapa bentuk, antara lain:

  • Sistem abstrak, adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide – ide yang tidak tampak secara fisik.
  • Sistem phisik, adalah sistem yang ada secara phisik.
  • Sistem alamiah, adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia.
  • Sistem buatan manusia, adalah sistem yang dirancang oleh manusia.
  • Sistem tertentu (deterministik system), adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan.
  • Sistem tak tentu (probabilistik system), adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.
  • Sistem tertutup, adalah sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan luarnya.
  • Sistem terbuka, adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

Husni Iskandar Pohan dan Kusnasriyanti Saiful Bahri (1997: 2) menjelaskan bahwa pada dasarnya hanya ada dua jenis sistem yaitu:

  • Sistem alami seperti sistem matahari, sistem luar angkasa, sistem reproduksi dan lain sebagainya;
  • Sistem buatan manusia seperti sistem hukum, sistem perpustakaan, sistem transportasi dan lain sebagainya.

Sistem alami terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Sistem fisik seperti sistem molekul, luar angkasa: dan,
  • Sistem kehidupan seperti sistem tumbuhan, sistem manusia.

Sedangkan sistem buatan manusia umumnya dibagi berdasarkan spesifikasi tertentu seperti:

  • Sistem sosial (hukum, doktrin, seragam),
  • Sistem organisasi (perpustakaan),
  • Sistem transportasi (jaringan jalan raya, kanal, udara, lautan),
  • Sistem komunikasi (telepon, teleks, sinyal asap),
  • Sistem produksi (pabrik) dan,
  • Sistem keuangan (akuntansi, inventori, buku besar).

Sistem berdasarkan prinsip dasar secara umum terbagi dalam:

  • Sistem terspesialisasi; adalah sistem yang sulit diterapkan pada lingkungan yang berbeda (misalnya sistem biologi; ikan yang dipindahkan ke darat)
  • Sistem besar; adalah sistem yang sebagian besar sumber dayanya berfungsi melakukan perawatan harian (misalnya dinosaurus sebagai sistem biologi menghabiskan sebagian besar masa hidupnya dengan makan dan makan)
  • Sistem sebagai bagian sistem lain; sistem selalu merupakan bagian dari sistem yang lebih besar, dan dapat terbagi menjadi sistem yang lebih kecil
  • Sistem berkembang walaupun tidak berlaku bagi semua sistem tetapi hampir semua sistem selalu berkembang

Sementara pelaku dari sistem yang dimaksud terdiri dari tujuh kelompok yaitu:

1.    Pemakai

Pada umumnya ada tiga jenis pemakai yaitu operasional, pengawas dan eksekutif.

2.    Manajemen

Tiga jenis manajemen yaitu manajemen pemakai yang bertugas menangani pemakaian dimana sistem baru diterapkan, manajemen sistem yang diterapkan dalam pengembangan sistem itu sendiri dan manajemen umum yang terlibat dalam strategi perencanaan sistem dan sistem pendukung pengambilan keputusan.

3.    Pemeriksa

Pemeriksa biasanya menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuran-ukuran standar yang dikembangkan pada banyak perusahan sejenis.

4.    Penganalisa Sistem

Fungsi-fungsinya antara lain adalah sebagai:

  • Arkeolog; yaitu yang menelusuri bagaimana sebenarnya sistem lama berjalan; bagaimana sistem tersebut dijalankan, dan segala hal menyangkut sistem lama,
  • Inovator; yaitu yang membantu mengembangkan dan membuka wawasan pemakai bagi kemungkinan-kemungkinan lain,
  • Mediator; yaitu yang menjalankan  fungsi komunikasi dari semua level, antara lain pemakai, manajer, programmer, pemeriksa dan pelaku sistem lainnya yang mungkin belum punya sikap dan cara pandang yang sama,
  • Pimpinan proyek; penganalisa sistem haruslah personil yang lebih berpengalaman dari programmer atau desainer. Selain itu mengingat penganalisa sistem umumnya ditetapkan terlebih dahulu dalam suatu pekerjaan sebelum yang lain bekerja, adalah hal yang wajar jika penanggung jawab pekerjaan menjadi porsi penganalisa sistem.

5.    Pendesain Sistem

Pendesain sistem menerima hasil penganalisa sistem berupa kebutuhan pemakai yang tidak berorientasi pada teknologi tertentu, yang kemudian ditransformasikan ke desain arsitektur tingkat tinggi dan dapat diformulasikan oleh programmer.

6.    Programmer

Setelah pengnalisa sistem memberikan hasil kerjanya dan kemudian diolah oleh pendesainsistem baru programmer dapat mulai bekerja. Karena itu programmer baru mulai bekerja setelah penganalisa sistem selesai dengan pekerjaannya.

7.    Personil pengoperasian

Pelaku ini bertugas dan bertanggung jawab di pusat komputer misalnya jaringan, keamanan perangkat keras, keamanan perangkat lunak, pencetakan, dan back-up.

Sebuah sistem secara umum adalah terdiri dari masukan, pengolahan, dan keluaran yang terdiri dari bagian-bagian yang selalu terkait dan beroperasi bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan. Suatu sistem dapat terdiri dari sistem – sistem bagian (subsystems) dimana masing – masing subsistem dapat terdiri dari subsistem – subsistem yang lebih kecil lagi atau komponen – komponen, yang saling berhubungan dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan yang terpadu atau terintegrasi (integrated) sehingga tujuan atau sasaran sistemtersebut dapat tercapai.

BASIS DATA

 Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. 
Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user. 
• Penyusunan basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan pernyataan (query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau penggantian (update) data, serta pembuatan report data. 
• Tujuan utama DBMS adalah untuk menyediakan tinjauan abstrak dari data bagi user. Jadi sistem menyembunyikan informasi mengenai bagaimana data disimpan dan dirawat, tetapi data tetap dapat diambil dengan efisien. Pertimbangan efisien yang digunakan adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat digunakan oleh pengguna yang masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur data. Basis data menjadi penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas, organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah : 
• Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang. • Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani. 
• Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem.
 • Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.
KOMPONEN BASIS DATA
1) Data
2) Software
3) Hardware
4) User
ABSTRAKSI DATA
Abstraksi data merupakan tingkatan/level dalam bagaimana melihat data dalam sebuah sistem basis data.
Ada 3 level abstraksi data :
  • Level Fisik (Physical Level) –Internal Level
  • Level Logik/Konseptual (Conceptual Level)
  • Level Penampakan (View Level) –External Level
Physical Level –Internal Level merupakan level terendah, yang menunjukkan bagaimana sesungguhnya suatu data disimpan. Pada level ini, pemakai melihat data sebagai gabungan dari struktur dan datanya sendiri.
Conceptual Level Menggambarkan data apa yang sebenarnya disimpandalam basis data dan hubungannya dengan data yanglain.
View Level –External Level Merupakan level tertinggi, hanya menunjukkansebagaian dari basis data sesuai dengan kebutuhanuser, bagi user yang menggunakan terasa sebagai satukesatuan data yang kompak.

TUGAS SISTEM BASIS DATA (Minggu ke-0)

Pendahuluan
Untuk memenuhi kebutuhan akan data dan informasi  banyak perusahaan yang memanfaatkan sistem berkas sebagai sistem untuk memanajemen data-data. sistem tersebut adalah sistem berkas. apakah itu sistem berkas ? Sistem berkas atau Pengarsipan yaitu suatu system untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan (http://terusbelajar.wordpress.com/2008/09/14/pengertian-sistem-berkas/). 

Sebuah berkas adalah jenis data abstrak untuk mendefinisikan berkas secara tepat perlu melihat operasi dapat dilakukan pada berkas tersebut. 


Sebelum ditemukannya software dan jenis komputer yang lebih baik, orang-orang / perusahaan memanfaatkan sistem berkas berbasis unix. kita semua tahu bahwa komputer sebelum era Bil-Gates adalah komputer yang merepotkan. kenapa merepotkan ? selain memang memori dan kecepatan akses yang bisa dibilang lambat juga kita butuh tempat khusus untuk menyimpan / meletakkan hardware-hardware. selain itu software yang digunakan juga rumit dan kompleks.
Sebelum software-software seperti DBASE, MS.ACCES, dll, ada, untuk memenuhi kebutuhan akan informasi perusahaan menyimpan data-data dalam bentuk flat file, yaitu flat teks yang ada pada sistem operasi. sampai sekarang pun masih ada aplikasi yang menggunakan data dalam bentuk flat secara langsung Menyimpan data dalam bentuk flat file mempunyai kelebihan dan kekurangan. Penyimpanan dalam bentuk ini akan mempunyai manfaat yang optimal jika ukuran filenya relatif kecil, seperti file passwd pada sistem operasi Unix dan Unix-like. File passwd pada umumnya hanya digunakan untuk menyimpan nama yang jumlahnya tidak lebih dari 1000 orang. Selain dalam bentuk flat file, penyimpanan data juga dapat dilakukan dengan menggunakan program bantu seperti spreadsheet. Penggunaan perangkat lunak ini memperbaiki beberapa kelemahan dari flat file, seperti bertambahnya kecepatan dalam pengolahan data. Namun demikian metode ini masih memiliki banyak kelemahan, diantaranya adalah masalah manajemen dan keamanan data yang masih kurang. (id-wikipedia).

 Penyimpanan data dalam bentuk DBMS mempunyai banyak manfaat dan kelebihan dibandingkan dengan penyimpanan dalam bentuk flat file atau spreadsheet, diantaranya :
1. Performa yang dapat dengan penyimpanan dalam bentuk DBMS cukup besar, sangat jauh berbeda dengan performance data yang disimpan dalam bentuk flat file. Disamping memiliki unjuk kerja yang lebih baik, juga akan didapatkan efisiensi penggunaan media penyimpanan dan memori
2. Integritas data lebih terjamin dengan penggunaan DBMS. Masalah redudansi sering terjadi dalam flat file. Redudansi adalah kejadian berulangnya data atau kumpulan data yang sama dalam sebuah database yang mengakibatkan pemborosan media penyimpanan.
3. Independensi. Perubahan struktur database dimungkinkan terjadi tanpa harus mengubah aplikasi yang mengaksesnya sehingga pembuatan antarmuka ke dalam data akan lebih mudah dengan penggunaan DBMS.
4. Sentralisasi. Data yang terpusat akan mempermudah pengelolaan database. kemudahan di dalam melakukan bagi pakai dengan DBMS dan juga kekonsistenan data yang diakses secara bersama-sama akan lebiih terjamin dari pada data disimpan dalam bentuk file atau worksheet yang tersebar.
5. Keamanan. DBMS memiliki sistem keamanan yang lebih fleksibel daripada pengamanan pada file sistem operasi. Keamanan dalam DBMS akan memberikan keluwesan dalam pemberian hak akses kepada pengguna.
Landasan Teori
DATA
Data berasal dari kata Datum yang berarti materi / kumpulan fakta yang dipakai untuk keperluan suatu analisa, diskusi, dan presentasi ilmiah atau statistik. menurut sumber nya data dibagi dalam 2 kelompok yakni data primer dan data sekunder.
Berikut ini adalah pengertian Data menurut para ahli :
1) Webster New World Ditcionary
Data adalah sesuatu yang diketahui dan dianggap
2) Wahyu Suprianto & Ahmad husin
Data merupakan bahan baku informasi, dapat didefinisikan sebagai suatu kelompok teratur simbol-simbol yang mewakili kuantitas, fakta, tindakan dan sebagainya.
3) Nuzulla Agustina
Data adalah keteraangan mengenai suatu hal yang sudah sering terjadi dan berupa himpunan fakta, angka, grafik, tabel, gambar, lambang, dsb yang menyatakan suatu pemikiran, objek, serta kondisi dan situasi.
INFORMASI
data yang diolah menjadi bentuk yang berguna untuk membuat keputusan. Informasi berguna untuk pembuat keputusan karena informasi menurunkan ketidakpastian (atau meningkatkan pengetahuan) Informasi menjadi penting, karena berdasarkan informasi itu para pengelola dapat mengetahui kondisi obyektif perusahaannya. Informasi tersebut merupakan hasil pengolahan data atau fakta yang dikumpulkan dengan metode ataupun cara – cara tertentu.

Pengertian Informasi Menurut Raymond Mc.leod   Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat  ini atau mendatang .

 Pengertian Informasi Menurut Tata Sutabri, S.Kom., MM adalah data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterpretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan.

 Pengertian Informasi Menurut Jogiyanto HM., (1999: 692), “Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian – kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan keputusan”

 Abdul Kadir (2002: 31); McFadden dkk (1999) mendefinisikan informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakan data tersebut.

 Pengertian Informasi Menurut George H. Bodnar, (2000: 1), “Informasi adalah data yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat”

 Pengertian Informasi Menurut Lani Sidharta (1995: 28), “Informasi adalah data yang disajikan dalam bentuk yang berguna untuk membuat keputusan”

 Pengertian Informasi Menurut Para Ahli – Anton M. Meliono (1990: 331), “Informasi adalah data yang telah diproses untuk suatu tujuan tertentu. Tujuan tersebut adalah untuk menghasilkan sebuah keputusan”

 Pengertian Informasi Menurut Gordon B. Davis (1991: 28), “Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang”

Dan Informasi adalah hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya  (Wikipedia – Indonesia).
Secara umum informasi dapat didefinisikan  sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
Siklus Informasi
Secara umum informasi dapat didefinisikan  sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
Sumber dari informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian-kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu.  Di dalam dunia bisnis, kejadian-kejadian yang sering terjadi adalah transaksi perubahan dari suatu nilai yang disebut transaksi. Kesatuan nyata adalah berupa suatu obyek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.
Data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu metode untuk menghasilkan informasi. Data dapat berbentuk simbol-simbol semacam huruf, angka, bentuk suara, sinyak, gambar, dsb. 
Data yang diolah melalui suatu model menjadi informasi, penerima kemudian menerima informasi tersebut, membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan, yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain yang akan membuat sejumlah data kembali. Data tersebut akan ditangkap sabagai input, diproses kembali lewat suatu model dan seterusnya membentuk suatu siklus. Siklus informasi ini dapat digambarkan sebagai berikut :
Kualitas Informasi  – Pengertian Informasi Menurut Para Ahli Definisi 

Kualitas informasi ditentukan oleh beberapa faktor yaitu sebagai berikut :

  • Keakuratan dan teruji kebenarannya.
    •  Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak menyesatkan.
  • Kesempurnaan informasi
    • Informasi disajikan dengan lengkap tanpa pengurangan, penambahan, dan pengubahan.
  • Tepat waktu
    • Infomasi harus disajikan secara tepat waktu, karena menjadi dasar dalam pengambilan keputusan.
  • Relevansi
    • Informasi akan memiliki nilai manfaat yang tinggi, jika Informasi tersebut dapat diterima oleh mereka yang membutuhkan.
  • Mudah dan murah
    • Apabila cara dan biaya untuk memperoleh informasi sulit dan mahal, maka orang  menjadi tidak berminat untuk memperolehnya, atau akan mencari alternatif substitusinya (Budi Sutedjo Dharma Oetomo, 2002 : 16 -17).

Kualitas suatu informasi tergantung dari tiga hal, yaitu :

  • Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya.
  • Tepat pada waktunya, berarti informasi yang diterima tidak boleh terlambat.
  • Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat dari pemakainya. 

  

     Basis data (database), atau basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
         Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
    Ada juga pengertian basisdata atau database menurut para ahli adalah sebagai berikut:
       Stephens dan Plew (2000), adalah mekanisme yang digunakan untuk menyimpan informasi atau data. Informasi adalah sesuatu yang kita gunakan sehari-hari untuk berbagai alasan. Dengan basisdata, pengguna dapat menyimpan data secara terorganisasi. Setelah data disimpan, informasi harus mudah diambil. Kriteria dapat digunakan untuk mengambil informasi. Cara data disimpan dalam basis data menentukan seberapa mudah mencari informasi berdasarkan banyak kriteria. Data pun harus mudah ditambahkan ke dalam basisdata, dimodifikasi, dan dihapus.
       Silberschatz, dkk. (2002), mendefinisikan basisdata sebagai kumpulan data berisi informasi yang sesuai untuk sebuah perusahaan.
      Ramakrishnan dan Gehrke (2003), menyatakan basisdata sebagai kumpulan data, umumnya mendeskripsikan aktivitas satu organisasi atau lebih yang berhubungan.
        McLeod, dkk. (2001), adalah kumpulan seluruh sumber daya berbasis komputer milik organisasi.
      Bambang Hariyanto (2004), adalah kumpulan data (elementer) yang secara logik berkaitan dalam merepresentasikan fenomena/fakta secara terstruktur dalam domain tertentu untuk mendukung aplikasi pada sistem tertentu. Basisdata adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang merefleksikan fakta-fakta yang terdapat di organisasi. Basisdata mendeskripsikan state organisasi/perusahaan/sistem. Saat satu kejadian muncul di dunia nyata mengubah state organisasi/perusahaan/sistem maka satu perubahan pun harus dilakukan terhadap data yang disimpan di basisdata. Basisdata merupakan komponen utama sistem informasi karena semua informasi untuk pengambilan keputusan berasal dari data di basisdata. Pengelolaan basisdata yang buruk dapat mengakibatkan ketidaktersediaan data penting yang digunakan untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan.
      Chou, database adalah kumpulan informasi yang bermanfaat yang diorganisasikan ke dalam tatacara yang khusus. Menurut fabbri dan Schwab, database adalah system berkas terpadu yang dirancang terutama untuk meminimalkan pengulangan (redundancy) data.
      Date, database dapat dianggap sebagai tempat sekumpulan berkas dan terkomputerisasi, jadi system database menurut Date pada dasarnya adalah system terkomputersisai yang tujuan utamanya adalah melakukan pemeliharaan terhadap informasi dan membuat informasi tersebut tersedia saat dibutuhkan.
         Jadi secara konsep, database atau basis data adalah kumpulan dari data-data yang membentuk suatu berkas (file) yang saling berhubungan (relation) dengan tatacara yang tertentu untuk membentuk data baru atau infromasi. Atau basis data (database) adalah kumpulan dari data yang saling berhubungan (relation) antara satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan skema atau struktur tertentu.
    Pada komputer, basis data disimpan dalam perangkat hardware penyimpanan, dan dengan software tertentu dimanipulasi untuk kepentingan atau kegunaan tertentu. Hubungan atau relasi data biasanya ditunjukkan dengan kunci (key) dari tiap file yang ada.
    Metode Pengumpulan Data
    Dalam penelitian, teknik pengumpulan data merupakan faktor penting demi keberhasilan penelitian. Hal ini berkaitan dengan bagaimana cara mengumpulkan data, siapa sumbernya, dan apa alat yang digunakan.
    Jenis sumber data adalah mengenai dari mana data diperoleh. Apakah data diperoleh dari sumber langsung (data primer) atau data diperoleh dari sumber tidak langsung (data sekunder).
    Metode Pengumpulan Data merupakan teknik atau cara yang dilakukan untuk mengumpulkan data. Metode menunjuk suatu cara sehingga dapat diperlihatkan penggunaannya melalui angket, wawancara, pengamatan, tes, dkoumentasi dan sebagainya.
    Sedangkan Instrumen Pengumpul Data merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data.  Karena berupa alat, maka instrumen dapat berupa lembar cek list, kuesioner (angket terbuka / tertutup), pedoman wawancara, camera photo dan lainnya.
    Adapun tiga teknik pengumpulan data yang biasa digunakan adalah angket, observasi dan wawancara.
    1. Angket
    Angket / kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan kepada orang lain yang dijadikan responden untuk dijawabnya.
    Meskipun terlihat mudah, teknik pengumpulan data melalui angket cukup sulit dilakukan jika respondennya cukup besar dan tersebar di berbagai wilayah.
    Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan angket menurut Uma Sekaran (dalam Sugiyono, 2007:163) terkait dengan prinsip penulisan angket, prinsip pengukuran dan penampilan fisik.
    Prinsip Penulisan angket menyangkut beberapa faktor antara lain :
    • Isi dan tujuan pertanyaan artinya jika isi pertanyaan ditujukan untuk mengukur maka harus ada skala yang jelas dalam pilihan jawaban.
    • Bahasa yang digunakan harus disesuaikan dengan kemampuan responden. Tidak mungkin menggunakan bahasa yang penuh istilah-istilah bahasa Inggris pada responden yang tidak mengerti bahasa Inggris, dsb.
    • Tipe dan bentuk pertanyaan apakah terbuka atau terturup. Jika terbuka artinya jawaban yang diberikan adalah bebas, sedangkan jika pernyataan tertutup maka responden hanya diminta untuk memilih jawaban yang disediakan.
    2. Observasi
    Obrservasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang tidak hanya mengukur sikap dari responden (wawancara dan angket) namun juga dapat digunakan untuk merekam berbagai fenomena yang terjadi (situasi, kondisi). Teknik ini digunakan bila penelitian ditujukan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, gejala-gejala alam dan dilakukan pada responden yang tidak terlalu besar.
    Participant Observation
    Dalam observasi ini, peneliti secara langsung terlibat dalam kegiatam sehari-hari orang atau situasi yang diamati sebagai sumber data.
    Misalnya seorang guru dapat melakukan observasi mengenai bagaimana perilaku siswa, semangat siswa, kemampuan manajerial kepala sekolah, hubungan antar guru, dsb.
    Non participant Observation
    Berlawanan dengan participant Observation, Non Participant merupakan observasi yang penelitinya tidak ikut secara langsung dalam kegiatan atau proses yang sedang diamati.
    Misalnya penelitian tentang pola pembinaan olahraga, seorang peneliti yang menempatkan dirinya sebagai pengamat dan mencatat berbagai peristiwa yang dianggap perlu sebagai data penelitian.
    Kelemahan dari metode ini adalah peneliti tidak akan memperoleh data yang mendalam karena hanya bertindak sebagai pengamat dari luar tanpa mengetahui makna yang terkandung di dalam peristiwa.
    Alat yang digunakan dalam teknik observasi ini antara lain : lembar cek list, buku catatan, kamera photo, dll.
    3. Wawancara
    Wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara pengumpul data maupun peneliti terhadap nara sumber atau sumber data.
    Wawancara pada penelitian sampel besar biasanya hanya dilakukan sebagai studi pendahuluan karena tidak mungkin menggunakan wawancara pada 1000 responden, sedangkan pada sampel kecil teknik wawancara dapat diterapkan sebagai teknik pengumpul data (umumnya penelitian kualitatif)
    Wawancara terbagi atas wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.
    1. Wawancara terstruktur artinya peneliti telah mengetahui dengan pasti apa informasi yang ingin digali dari responden sehingga daftar pertanyaannya sudah dibuat secara sistematis. Peneliti juga dapat menggunakan alat bantu tape recorder, kamera photo, dan material lain yang dapat membantu kelancaran wawancara.
    2. Wawancara tidak terstruktur adalah wawancara bebas, yaitu peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan yang akan diajukan secara spesifik, dan hanya memuat poin-poin penting masalah yang ingin digali dari responden.
    Kelebihan dan Kekurangan dalam Teknik Pengumpulan Data
    1. Metode Observasi
    Pengumpulan data dengan observasi langsung atau dengan pengamatan langsung adalah cara pengambilan data dengan menggunakan mata tanpa ada pertolongan alat standar lain untuk keperluan tersebut. Pengamatan baru tergolong sebagai teknik mengumpulkan data, jika pengamatan tersebut mempunyai kriteria berikut:
    • Pengamatan digunakan untuk penelitian dan telah direncanakan secara sistematik.
    • Pengamatan harus berkaitan dengan tujuan penelitian yang telah direncanakan.
    • Pengamatan tersebut dicatat secara sistematis dan dihubungkan dengan proposisi umum dan bukan dipaparkan sebagai suatu set yang menarik perhatian saja.
    Pengamatan dapat dicek dan dikontrol atas validitas dan reliabilitasnya. Penggunaan pengamatan langsung sebagai cara mengumpulkan data mempunyai beberapa keuntungan antara lain :
    Pertama. Dengan cara pengamatan langsung, terdapat kemungkinan untuk mencatat hal-hal, perilaku, pertumbuhan, dan sebagainya, sewaktu kejadian tersebut berlaku, atau sewaktu perilaku tersebut terjadi. Dengan cara pengamatan, data yang langsung mengenai perilaku yang tipikal dari objek dapat dicatat segera, dantidak menggantungkan data dari ingatan seseorang;
    Kedua. Pengamatan langsung dapat memperoleh data dari subjek baik tidak dapat berkomunikasi secara verbal atau yang tak mau berkomunikasi secara verbal. Adakalanya subjek tidak mau berkomunikasi, secara verbal dengan enumerator atau peneliti, baik karena takut, karena tidak ada waktu atau karena enggan. Dengan pengamatan langsung, hal di atas dapat ditanggulangi. Selain dari keuntungan yang telah diberikan di atas, pengamatan secara langsung sebagai salah satu metode dalam mengumpulkan data, mempunyai kelemahan-kelemahan.
    2. Metode Wawancara
    Yang dimaksud dengan wawancara adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab, sambil bertatap muka antara si penanya atau pewawancara dengan si penjawab atau responden dengan menggunakan alat yang dinamakan interview guide (panduan wawancara). Wawancara dapat dilakukan dengan tatap muka maupun melalui telpon.
    Wawancara Tatap Muka
    Beberapa kelebihan wawancara tatap muka antara lain :
    • Bisa membangun hubungan dan memotivasi responden
    • Bisa mengklarifikasi pertanyaan, menjernihkan keraguan, menambah pertanyaan baru
    • Bisa membaca isyarat non verbal
    • Bisa memperoleh data yang banyak
    Sementara kekurangannya adalah :
    • Membutuhkan waktu yang lama
    • Biaya besar jika responden yang akan diwawancara berada di beberapa daerah terpisah
    • Responden mungkin meragukan kerahasiaan informasi yang diberikan
    • Pewawancara perlu dilatih
    • Bisa menimbulkan bias pewawancara
    • Responden bias menghentikan wawancara kapanpun
    Wawancara via phone
    Kelebihan
    • Biaya lebih sedikit dan lebih cepat dari warancara tatap muka
    • Bisa menjangkau daerah geografis yang luas
    • Anomalitas lebih besar dibanding wawancara pribadi (tatap muka)
    Kelemahan
    • Isyarat non verbal tidak bisa dibaca
    • Wawancara harus diusahakan singkat
    • Nomor telpon yang tidak terpakai bisa dihubungi, dan nomor yang tidak terdaftar pun dihilangkan dari sampel
    3.Metode Kuesioner
    Kuesioner adalah daftar pertanyaan tertulis yang telah disusun sebelumnya. Pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner, atau daftar pertanyaan tersebut cukup terperinci dan lengkap dan biasanya sudah menyediakan pilihan jawaban (kuesioner tertutup) atau memberikan kesempatan responden menjawab secara bebas (kuesioner terbuka).
    Penyebaran kuesioner dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti penyerahan kuesioner secara pribadi, melalui surat, dan melalui email. Masing-masing cara ini memiliki kelebihan dan kelemahan, seperti kuesioner yang diserahkan secara pribadi dapat membangun hubungan dan memotivasi respoinden, lebih murah jika pemberiannya dilakukan langsung dalam satu kelompok, respon cukup tinggi. Namun kelemahannya adalah organisasi kemungkinan menolak memberikan waktu perusahaan untuk survey dengan kelompok karyawan yang dikumpulkan untuk tujuan tersebut.
    Etika dalam Pengumpulan Data
    Beberapa isu etis yang harus diperhatikan ketika mengumpulkan data antara lain :
    1. Memperlakukan informasi yang diberikan responden dengan memegang prinsip kerahasiaan dan menjaga pribadi responden merupakan salah satu tanggung jawab peneliti.
    2. Peneliti tidak boleh mengemukakan hal yang tidak benar mengenai sifat penelitian kepada subjek. Dengan demikian, peneliti harus menyampaikan tujuan dari penelitian kepada subjek dengan jelas.
    3. Informasi pribadi atau yang terlihat mencampuri sebaiknya tidak ditanyakan, dan jika hal tersebut mutlak diperlukan untuk penelitian, maka penyampaiannya harus diungkapkan dengan kepekaan yang tinggi kepada responden, dan memberikan alasan spesifik mengapa informasi tersebut dibutuhkan untuk kepentingan penelitian.
    4. Apapun sifat metode pengumpulan data, harga diri dan kehormatan subjek tidak boleh dilanggar
    5. Tidak boleh ada paksaan kepada orang untuk merespon survei dan responden yang tidak mau berpartisipasi tetap harus dihormati.
    6. Dalam study lab, subjek harus diberitahukan sepenuhnya mengenai alasan eksperimen setelah mereka berpartisipasi dalam studi.
    7. Subjek tidak boleh dihadapkan pada situasi yang mengancam mereka, baik secara fisik maupun mental.
    8. Tidak boleh ada penyampaian yang salah atau distorsi dalam melaporkan data yang dikumpulkan selama study.
     ELEMEN PENYUSUN BASIS DATA
    1) User 
    -Admin, Programmer, User, Analisis
    2) Hardware
    -Server, Harddisk, PC / Laptop
    3) Software
    – Sistem Operasi, Browser, DBMS, Internet
    4) Data

    Daftar Pustaka : Pengertian Informasi Menurut Para Ahli Definisi

    Tata Sutabri, Sistem Informasi Manajemen, 2005, Yogyakarta, Andi 

    Budi Sutedjo Dharma Oetomo. 2002. Perancangan & Pengembangan Sistem Informasi, Yogyakarta, Andi.

    Mcleod, Raymond, 2001, Sistem Informasi Manajemen, Jakarta, PT. Prenhallindo

    Jogiyanto HM., Analisis dan Disain Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, Andi Offset, Yogyakarta: 1999

    Abdul Kadir, Pengenalan Sistem Informasi, Penerbit Andi Yogyakarta, Yogyakarta: 2002

    George H. Bodnar, William S. Hopwood, Sistem Informasi Akuntansi, Buku Satu, Salemba Empat,  Jakarta: 2000

    Lani Sidharta, Pengantar Sistem Informasi Bisnis, P.T. ELEX Media Komputindo, Jakarta: 1995

    Anton M. Meliono, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Penerbit Balai Pustaka, Jakarta: 1990

    Gordon B. Davis, Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen Bagian 1, PT Pustaka Binamas Pressindo, Jakarta: 1991

    Penting Menggunakan Web Counter Google Analytics pada Website dan Blog

    Bila Anda seorang Publiser, baik Anda pemilik Website atau Blog, Anda perlu menggunakan Web Counter untuk menganalisa pengguna internet yang berkunjung ke Website atau Blog Anda. Hal ini penting salah satunya untuk menganalisa keefektifan promosi yang telah Anda lakukan dalam mempromosikan Website dan Blog Anda. Karena berkaitan dengan promosi tentunya Anda sudah mengeluarkan uang, waktu dan kerja Anda dalam mempromosikan Website dan Blog, jangan sampai semuanya itu berjalan tidak efektif dan terbuang percuma.

    Menggunakan Web Counter sangat penting, karena bila tidak, Anda tidak akan tahu berapa banyak orang yang telah membuka Website atau Blog Anda, berapa banyak kunjungan perhari ke Website atau Blog Anda, apakah yang berkunjung adalah pengunjung baru (new visitor) atau pengunjung yang berkunjung kembali (returning visitor), bagaimana caranya sampai mereka membuka Website atau Blog Anda, apakah mereka membuka Website atau Blog Anda melalui “search engine” seperti Google atau melalui link pada email yang Anda kirimkan. Jadi dengan penggunaan Web Counter, Anda bisa menganalisa dan mempelajari semua itu, agar Anda bisa lebih efektif untuk meningkatkan traffic atau jumlah kunjungan ke Website atau Blog Anda. Salah satu Web Counter yang lengkap fasilitasnya dan gratis dalam menggunakannya adalah Google Analytics.
    Download Tulisan Lengkap: Google Analytics

    Membangun Portal E-Learning

    Jika Anda memiliki segudang ilmu dan Anda bingung untuk mempublikasikannya, maka langkah yang tepat menurut saya adalah membangun sebuah portal E-Learning. Tidak harus sebuah institusi yang bisa membangun website E-Learning, namun juga bisa beberapa orang atau bahkan tidak menutup kemungkinan dikerjakan oleh satu orang saja. Untuk memulainya silahkan buat yang kecil-kecilan, mulai dari ilmu yang Anda miliki sendiri dan bisa Anda kembangkan dengan ilmu yang dimiliki teman Anda. Semuanya akan kita bahas dalam suatu konsep sebelum pengerjaan.
    Konsep awal dari pembuatan E-learning ada yang bersifat money oriented, trial version, atau bahkan free. Jika Anda masih tergolong pemula, penulis sarankan untuk membuat portal e-learning yang berbasis free, itung-itung sebagai media promosi untuk menarik banyak pelanggan. Jika website Anda dikunjungi banyak orang dan banyak yang menggunakan atau mendwonload tutorial Anda, bisa anda kembangkan ke trial version dimana Anda cuman memberikan beberapa materi saja yang free sedangkan materi yang lain harus membayar. Bahkan tidak menutup kemungkinan Anda membuat yang money oriented bila pengunjung website Anda sangat banyak.
    Konsep kedua yang perlu Anda rencanakan adalah bidang apa yang merupakan target sasaran Anda? Karena ini akan berpengaruh terhadap jenis file yang akan Anda letakkan di website Anda. Sebagai contoh jika Anda bergerak di bidang hukum, politik, motivasi, maka di website Anda akan lebih banyak file teks. Sebaliknya jika website Anda bergerak di bidang komputer, multimedia, grafis, maka pada website Anda akan lebih menekankan pada penggunaan file teks dan gambar juga video tutorial.
    Konsep terakhir dalam pembuatan portal E-learning adalah tempat publikasi dan penyimpanan file. Apakah Anda akan menggunakan website yang berbayar, gratis, atau kedua-duanya. Pada masing-masing web server memiliki aturan dan kebijakan yang berbeda-beda. Dari situ juga Anda dapat menentukan software apa yang nantinya akan Anda gunakan dalam portal E-learning Anda.

    Download Tulisan Lengkap: andi-elearning.zip

    Belajar Upload Website Ke Server Hostinger.com

    hey sahabat syntax error kali ini saya akan memposting mengenai Belajar Upload Website Ke Server Hostinger.com. tentunya bagi kalian yang sudah bosen belajar membuat website dengan CMS joomla dan sebagainya yang menggunakan local host.

    untuk menyegarkan kembali server itu ada dua, yang satu local host dan yang satu lagi server host. local host adalah media penyimpanan komponen website anda yang hanya bisa dinikmati oleh anda sendiri di komputer  anda sendiri. jadi misalkan anda instal cms joomla anda di laptop personal anda. jadi ya yang bisa membuka dan mengedit secara control panel hanya anda sendiri.

    nah yang kedua ada server host. server host disini anda menyewa webhosting entah itu berbayar (ipage, justhost.com,  Hub ) dan ada juga yang gratis kalau yang gratis saya rekomendasikan anda menggunakan hostinger. kenapa memakai hostinger ? karena idhostinger menyediakan space 2 GB, file yang iupload juga bebas, karena ada juga free-host yang membatasi ekstensi file-file yang tidak bolah di-upload.. Database juga unlimited, andapun bebas membuat subdomain lagi.

    Karena free, tentu ada keterbatasannya, yaitu kalau dalam tempo 30 hari tidak ada aktivitas, apalagi tidak ada file index, maka website anda akan di non-aktifkan (diberitahukan lewat email anda) , namun enaknya lagi melalui email anda juga, web-site dapat anda  re-aktifasi kembali.
    Anda dapat upload file melalui cpanel dari host tersebut, namun saya biasanya lebih seneng menggunakan FTP – Filezilla, kecuali utnuk membuat database, kita harus menggunakan cpanel defaultnya.
    Baik cara Register, maupun Login ke Free-host tersebut tak perlu kita buatkan artikel, karena prosedurnya hampir sama apabila kita melakukan register di internet. Sedangkan untuk menjalankan Filezilla juga tidak rumit, cukup anda masukkan  dalam “Mesin” ini nama alamat website anda, misalnya www.swaramedina.16mb.com, kemudian “Nama Pengguna” ini adalah username yang diberikan oleh administrator web-host, dan “Kata kunci” adalah Password-nya untuk “Port” dikosongi saja, lalu klik “Kunci cepat” kalau memang isian sudah benar, anda akan memasuki folder-folder website anda. Apapun hosting yang anda pilih, jangan sekali-kali merubah isi folder, selain didalam “public_html” atau “www”

    download aplikasi upload : filezilla

    Membuat CD Interaktif Dengan Flash

    CD interaktif merupakan salah satu hasil dari implementasi dari MULTIMEDIA dimana terdapat hampir semua konten multimedia yaitu, Gambar,Video,Animasi,Text, dan interaktif. Tapi tentunya harus tepat dalam pengolahan/editing, serta pemberian navigasi untuk menjalankan CD tersebut. Dengan adanya navigasi, maka orang yang yang menjalankan CD tersebut dapat menelusur ke bagian-bagian yang diinginkan, sehingga materi lebih jelas dan mendalam. Sehingga terjadi interaksi antara orang yang menjalankan CD dengan program dan materi yang ada pada CD tersebut.
    Beberapa kegunaannya antara lain: company profile, gambaran sebuah proyek, CD materi pembelajaran, dan sebagainya.

    Buat yang kepengen download dipersilahkan monggo gratis.  klik disini 

    Cara Mengubah / Memasukkan Gambar Background / Header di Blog

    Cara ini digunakan untuk mengubah/menambahkan gambar header secara keseluruhan sebagai background/latar. Jika hanya ingin mengganti/memasang gambar header pada judul dan deskripsi, cukup masuk ke Page Elements dan klik edit pada widget judul dan deskripsi pada bagian header. Upload gambar anda melalui fitur upload yang telah disediakan.
    click to enlarge

    Namun untuk mengganti seluruh bagian backround/latar wrapper header di blog anda, gunakan cara berikut:

    1. Masuk ke Edit HTML.

    2. Cari  (Ctrl+F) #header-wrapper atau yang sejenisnya (masing-masing template tidak sama tergantung basic template tersebut). Declarator ini selalu di bagian pengaturan header dan posisinya paling atas.
    Contoh:

    #header-wrapper{background-color:#00000;width:975px;margin:0 auto 0;height:125px;)

    3. Tambahkan atribut ini sebelum background-color (atau anda dapat menghapus bagian background color jika header anda akan dipenuhi dengan gambar):
    background image: url(http://alamat-url-gambar/gambar.jpg);
    background-repeat: no-repeat; 

    contoh jadinya: 

    #header-wrapper{ 
    background image: url(http://alamat-url-gambar/gambar.jpg);
    background-repeat: no-repeat;
    background-color: #00000;
    width:975px;margin:0 auto 0;height:125px;)


    Atau aturan shorthand untuk background juga dapat digunakan:
    background:url(http://alamat-url-gambar/gambar.jpg) no-repeat #000000;

    contoh:

    #header-wrapper{background:url(http://alamat-url-gambar/gambar.jpg) no-repeat #00000;width:975px;margin:0 auto 0;height:125px;)
    Ganti http://alamat-url-gambar/gambar.jpg dengan direct url dimana anda menguploadgambar  header blog. Sebelum mengupload & memasang gambar header, edit atau pastikan ukuran gambar sama dengan width dan height header blog.
    4. Save template.

    Jika ada pertanyaan, permasalahan, atau apa saja, silakan gunakan form comment.

    Cara Mengganti Favicon Pada Blog

    Apa itu Favicon? Favicon merupakan singkatan dari Favorite Icon. Favicon dari suatu blog atau situs berada di sebelah kiri Address Bar. Dalam dunia blogging, Favicon sering dikatakan sebagai logo dari website, situs atau blog itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, yang mana yang disebut dengan Favicon, perhatikan gambar yang ada di bawah ini!
    favicon,favorite icon,icon,blogger icon,blogspot icon,wikipedia icon,youtobe icon,google favicon,favicon site,favicon website,favicon blog

    Untuk mengganti Favicon Blog, sobat blogger harus memiliki sebuah gambar (Tidak ditentukan apakah gambar dalam bentuk Ico, JPEG, PNG, Giff atau yang lainnya). Tetapi untuk mempermudah sobat blogger dalam mengganti favicon blog sobat, saya pun sudah menyiapkan tiga Icon yang manis, silahkan klik kanan dan klik Sava as untuk mengambil favicon di bawah ini.

    Bintang, star border=

    Blogger icon,blog icon

    Bendera Indonesia,indonesia,bendera

  • Sign In di blogger.com
  • Pada Menu drop down, klik Layout

  • favicon,favorite icon,icon,blogger icon,blogspot icon,wikipedia icon,youtobe icon,google favicon,favicon site,favicon website,favicon blog

    • Klik Edit di bagian Elemen Favicon
    favicon,favorite icon,icon,blogger icon,blogspot icon,wikipedia icon,youtobe icon,google favicon,favicon site,favicon website,favicon blog
    • Popup window akan muncul, klik tombol pilih File dan cari di komputer sobat, gambar yang akan dijadikan Favicon
    • Terakhir, klik Simpan
    Untuk melihat hasilnya, coba sobat buka blog sobat menggunakan Peramban atau media browser yang lain, jangan menggunakan media browser yang dipakai saat Upload Favicon karena Cookies atau History dari Favicon sebelumnya masih tersimpan disana. Kalau Sobat blogger saat ini menggunakan Google Chrome, berarti sobat blogger harus buka blog sobat menggunakan Internet Explorer atau Mozilla FireFox.

    Saya rasa, Tutorial Blogspot tentang cara mengganti Favicon Blog sudah cukup. Terima Kasih atas kunjungannya dan Have a nice blogging


    Cara Dapat Sitelink Dari Google


    Cara Dapat Sitelink Dari Google

     Sitelinks adalah hyperlink untuk Subpages website yang muncul di bawah daftar Google tertentu untuk membantu pengguna menavigasi situs. Pemilik situs tidak dapat menambahkan sitelinks; Google menambahkan mereka melalui algoritma sendiri otomatis rahasia. Pemilik situs bisa, bagaimanapun, blok sitelinks individu, yang mungkin berguna jika ia dianggap tidak membantu mereka . Ada minimal tiga dan maksimal delapan sitelinks per situs. Menurut John aku Jerkovic, “Setiap situs harus berusaha untuk mendapatkan sitelinks, karena mereka menyiratkan otoritas serta kehadiran web sitelinks juga menempati hasil pencarian real layar tambahan yang nyata, ruang yang mendorong pesaing Anda lebih bawah halaman hasil -. Sesuatu yang harus yang diinginkan. “Sitelinks juga dikatakan muncul” pada beberapa hasil pencarian Google berpikir di mana salah satu hasilnya adalah jauh lebih relevan daripada hasil lainnya (seperti related searches navigasi atau merek) “.  Ahli mesin pencari optimasi mempertimbangkan sitelinks menjadi ukuran penting tentang bagaimana “dipercaya” situs adalah, dan karenanya telah berusaha untuk menyimpulkan apa yang menyebabkan mereka untuk tampil  Upaya ini termasuk melihat paten Google . Menurut paten tersebut, sitelinks berasal dari perilaku pengguna, khususnya, berapa kali halaman telah diakses, jumlah waktu yang dihabiskan pada halaman, dan dari isi halaman itu sendiri-apakah halaman tersebut berisi transaksi komersial, dll  Dalam perwujudan alternatif, disarankan bahwa web-situs penyedia mungkin menyediakan sistem mesin pencari dengan daftar halaman web favorit dalam situs web sendiri-mereka. Sitelinks dengan kurang dari 15 karakter tampaknya melakukan yang terbaik, menurut Manajer Produk Senior Google Jerry Dischler . Ada juga Sitelinks dibayar tidak berhubungan fitur yang terkait dengan link Google disponsori, yang memungkinkan pemilik situs untuk mengirimkan hingga 10 link dan mengizinkan Google untuk memilih 4 yang paling relevan untuk pencarian . { Source Wikipedia}
     

    Contohnya niee 
    gara gara Blogwalking{ Jalan Jalan ke Tempat Sahabat Bloger}.. Jadi Banyak Pengunjung ,Cari Backlink yang Berkualitas ,terus di submit dehh semua artikel ke Google Webmaster. Nanti Kalo Udah Banyak Artikel Sama udah Rame Blognya Di kunjungin orang  Maka mabh Google Akan Memberikan Imbalannya Sebuah Satlink…. Pesannya kaya gini………..

    SiteLink Google

    Cara Dapat Sitelink Dari Google

    Kalo udah tau Sekaran masukan dehhh Tulisan Kaya GIni PAs Waktu di “Tambahkan/ Uji Peta Situs” yang di pojok
    Tambahkan Ini : 

    •   /feeds/posts/default?max-results=9999&alt=json-in-script&callback=loadtoc
    •  /atom.xml?redirect=false&start-index=1&max-results=500
    •  /atom.xml?redirect=false
    Tambahkan Dehhh Tulisan itu PAsti akan ada pengsumbitan arikel… Untuk pertama pasti tulisannya “pesan anda telah terkirim” kalo udah nunggu berapa jam/ 1 hari tulisannya kaya di atass terindex berapa gituu…
    yang nga ke indexx berapa ada trafiknya liat aja di atass….
     
     Kalo pengin Cepet usahain,, Nama Domai dan Nama Judul Blog Sama… kaya saya niee Domainnya www.togetherns.blogspot.com dan Judul Blognya togetherns.. Pasti Lebih cepet deh Dapetnya apalagi yang unik dan belum ada yang punya….

    Troubleshooting Komputer

    Dalam memperbaiki permasalah dalam komputer di dalam dunia teknisi terdapat dua teknik yang biasa di gunakan. Yakni teknik Forward dan teknik Backward.
    Apa itu teknik forward dan apa itu teknik backward ? hacker shinobi akan mengupas tuntas penjelasan tentang hal ini.

    Teknik Forward
    Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahn dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan.
    Contoh:
    • ·         Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel power supply ke soket power pada motherboard.
    • ·         Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel power switch sudah terpasang dengan benar.

    Teknik backward
    Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan komputer setelah komputer dinyalakan. Teknik ini lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini merupakan hal yang wajar. 
    Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut :
    • ·         CD ROOM yang tidak dapat membaca CD dengan baik
    • ·         Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.