October 14, 2020

Berikut Ini Tata Cara Shalat Witir

5 Keutamaan Salat Tahajud, Hati Tenang Hingga Terkabulnya Doa-doa

Perlu diketahui bahwa shalat witir ini merupakan salah satu salat sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan. Disebutkan witir karena jumlah rakaatnya ganjil. Oleh karena itu, dalam tulisan kali ini akan membahas mengenai  tata cara shalat witir sebagai berikut :

  • Waktu Shalat Witir

Waktu salat witir ini bisa dilaksanakan setelah salat Isya’ hingga terbitnya fajar. Jadi, salat witir in juga termasuk qiyamul lail sebagaimana hadits berikut :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata : “Kekasihku (Muhammad) Shallallahu ‘alaihi wassallam mewasiatkan kepadaku tiga perkara : puasa tiga haru setiap bulan, shalat dhuha dua rakaat dan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari dan Muslim). 

Lalu kapan Rasullullah melaksanakan salat witir?

Dalam hal ini, Imam Ahmad meriwayatkan :

“Rasulullah shallalahu ‘alaihi wassallam mengerjakan salat witir pada awal malam. Kadang-kadang di pertengahan malam. Kadang-kadang pula di akhir malam. (HR.Ahmad; shahih)

Namun, yang paling sering Rasulullah shallalahu ‘alaihi wassallam kerjakan adalah pada akhir malam.

  • Jumlah Rakaat

Seperti yang diketahui bahwa salat witir ini jumlah rakaatnya ganjil. Minimal 1 rakaat, bisa 3 rakaat, 5 rakaat atau 7 rakaat. Dalam hal ini, Sa’ad bin Abi Waqash radhiyallahu ‘anhu yang merupakan contoh sahabat Nabi yang mengerjakan salat witir 1 rakaat saja setelah Isya’ di Masjid Nabawi. Ia pernah ditanya,”Engkau hanya berwitir satu rakaat saja dan tidak menambahnya?”. Lalu Sa’ad menjawab,”Iya, karena aku pernah mendengar Rasulullah bersabda :

“Orang yang tidak tidur dulu sebelum witir adalah orang yang suka berhati-hati.” (HR. Ahmad; hasan). 

  • Tata Cara Sholat Witir

Salat witir ini boleh dikerjakan dua rakaat-dua rakaat lalu diakhiri dengan satu rakaat, dengan masing-masing satu tasyahud dan satu kali salam. Atau boleh juga keseluruhan rakaat sekaligus dengan satu kali salam. Sedangkan untuk 3 rakaat atau lebih dengan sekali salam ini, boleh dengan dua tasyahud sekali salam, atau boleh juga dengan hanya satu tasyahud di rakaat terakhir saja, sebagaimana hadits dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha :

“Rasulullah shallalahu ‘alaihi wassallam berwitir tujuh atau lima rakaat secara bersambung dan tidak dipisahkan dengan salam.” (HR.An Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad).

Dan juga hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha :

“Rasulullah shallalahu ‘alaihi wassallam mengerjakan sholat malam 13 rakaat, termasuk di dalamnya sholat witir lima rakaat. Beliau tidak duduk tasyahud kecuali pada rakaat yang terakhir. (HR.Bukhari dan Muslim). 

  • Surat Yang Dibaca

Setelah membaca surat Al Fatihah, boleh membaa ayat manapun yang ada di dalam Al Quran. Hal ini sebagaimana dikatakan Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu:”Di dalam AL Quran itu tidak ada yang dapat diabaikan. Oleh sebab itu, dalam sholat witir engkau boleh membaca ayat Al Quran yang engkau sukai.” Namun jika salat witirnya tiga rakaat, maka disunnahkan membaca surat Al A’la pada rakaat pertama dan surat Al Kafirun pada rakaat kedua. Sedangkan pada rakaat ketiga membaca surat Al Ikhlas, surat Al Falaq dan An Nas. 

Doa Setelah Witir

Berikut ini doa witir singkat yang bisa anda baca setelah sholat witir

Subhanal malikil quddus

Artinya : “Maha Suci Allah Yang Maha Merajai dan Yang Maha Bersih.” Dibaca sebanyak 3 kali dengan suara nyaring dan panjang pada bacaan ketiga.

Lalu membaca

Rabbul malaa-ikati warruh

Artinya : “Yang Menguasai para Malaikat dan Ruh/Jibril.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *